flourish merupakan teknik kecepatan tangan yang indah. kita harus mengasah skil kita sehingga bisa melakukan teknik flourish tersebut.
berikut contoh dari teknik flourish...
Minggu, 10 Oktober 2010
anti gravitasi
kamu mengisi air dalam sebuah botol dan kamu balik botol itu, ANEHNYA.... air di dalam botol tidak tumpah, dan kamu masukkan batang korek api ke dalam botol. korek tersebut naik ke atas. dan air tetap tidak tumpah.
dreamweaver
dreamweaver ini bukanlah softwear tetapi sebuah gimmick yang menarik.Bayangkan hanya dengan mendekatkan 2 buah peniti, maka 2 peniti tersebut tembus dan menjadi tersambung,
Minggu, 03 Oktober 2010
mengubah kertas jadi uang
Deskripsi : Anda bisa membuat beberapa lembar kertas kosong berubah menjadi beberapa lembar uang.
Persiapan :
1. Siapkan 5 lembar uang kertas yang sama, dan 5 lembar kertas kosong yang dipotong berukuran sama persis dengan 5 lembar uang yang akan anda gunakan.
2. Ambil satu lembar uang dan satu lembar kertas, rekatkan separuh bagian selembar kertas ke satu uang kertas tersebut.
Senin, 20 September 2010
Ibunda Limbad Meninggal Dunia
innalilahi wa inna ilaihi rajiun.....
telah meninggal dunia ibunda Limbad,Ny. Suriatmi dalam usia 80 tahun, pada hari Jumat 17 september 2010, di Desa Mijasem, Slawi, Tegal.
telah meninggal dunia ibunda Limbad,Ny. Suriatmi dalam usia 80 tahun, pada hari Jumat 17 september 2010, di Desa Mijasem, Slawi, Tegal.
Kamis, 02 September 2010
10 Kota Mati Terseram
1. KOLMANSKOP (Namibia) : Dikubur dalam Pasir
Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir.

Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang.
Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.
Kolmanskop adalah sebuah kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah. Dalam dua tahun terciptalah sebuah kota yang megah lengkap dengan segala prasarananya seperti kasino, sekolah, rumah sakit, juga dengan bangunan tempat tinggal yang eksklusif yang berdiri di lahan yang dulunya tandus dan merupakan padang pasir.

Tetapi setelah perang dunia pertama, jual beli berlian menjadi terhenti, ini merupakan permulaan berakhirnya semuanya. Sepanjang tahun 1950 kota mulai ditinggalkan, pasir mulai meminta kembali apa yang menjadi miliknya. Papan metal yang kokoh roboh, kebun yang cantik dan jalanan yang rapi dikubur dibawah pasir, jendela dan pintu bergeretak pada setiap engselnya, kaca-kaca jendela terpecah membelalak seperti menunjukan kehancuran pada hamparan pasir yang menjulang.
Sebuah kota mati baru telah dilahirkan, sampai saat ini masih nampak sepasang banguna yang berdiri, juga terdapat bangunan seperti sebuah teater masih dalam kondisi yang sangat baik, dan sisanya, rumah-rumah tersebut hancur digerus pasir dan menjadi deretan rumah-rumah hantu yang menakutkan.
Rabu, 01 September 2010
Sejarah Sulap di Indonesia
Walau sulap sudah populer di Indonesia sejak tahun 1950-an, namun tidak ada pesulap Indonesia yang namanya tersohor & menonjol. Kebanyakan dari mereka adalah hanya pesulap untuk acara-acara ulang tahun. Pada saat itu nama Harry Houdini sempat terdengar sampai tanah air. Kemudian pada tahun 1990-an, David Copperfield, pesulap asal Amerika lah yang mendominasi dunia dengan pertunjukan sulap yang spektakuler. Ia juga sempat datang ke Indonesia beberapa kali & mengadakan pertunjukan.
Langganan:
Postingan (Atom)






